Klopp: Pemain Tak Punya Kekuasaan untuk Pecat Pelatih

http://demonspin.com/wp-content/uploads/2017/02/0637515klopp-palace780x390.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Manajer Liverpool, Juergen Klopp, tidak sependapat dengan anggapan pemain memiliki banyak kekuasaan untuk memecat seorang pelatih.

Hal itu dia sampaikan untuk merespons adanya dugaan bahwa Claudio Ranieri dipecat karena para pemain menyuarakan ketidakpuasaan terhadap hasil dari pelatih asal Italia itu.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa para pemain senior The Foxes, julukan Leicester City, menyatakan tak puas dengan Ranieri seusai timnya kalah 1-2 dari Sevilla pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Ranieri pun dipecat.
Namun, Klopp, yang timnya akan menghadapi Leicester Senin (27/2/2017) ini, mengatakan bahwa dewan klub atau manajemen bertanggung jawab terhadap pemecatan itu.

“Pemain tidak mempunyai kekuatan lebih (untuk membuat keputusan itu). Itu bergantung kepada manajemen,” ujar pelatih asal Jerman itu, seperti dikutip dari berita bola online.
“Selama pemain berbicara bersama-sama, itu tidak ada masalah. Jika mereka mulai berbicara kepada manajemen, Anda ‘memerlukan telinga’ di sisi lain,” ucapnya.

BACA JUGA : Buffon Lebih Sering Kalah Melawan Casillas
Mantan pelatih Borussia Dortmund itu pun mengatakan, terkait pemecatan, manajemen memiliki posisi yang lebih kuat, bukan pemain.

“Ini bukan tentang seberapa kuat (pemain). Pemain harus kuat, tetapi bukan soal memecat manajer,” ucapnya.

“Pemain Leicester sepertinya tidak melakukannya. Ini adalah jika seseorang bertanya, mereka memberi jawaban,” kata Klopp.

Klopp pun mengatakan bahwa menjaga hubungan baik dan saling percaya di antara skuad sangat penting. Terbukti, mereka dalam keadaan baik-baik saja pada bulan Januari.

Padahal, pada periode itu, Liverpool hanya memenangi satu dari sembilan pertandingan, termasuk “terpental” dari posisi tiga besar klasemen sementara Premier League.

“Ini tidak seperti kami datang bersama-sama setiap hari dan memeluk satu sama lain. Kami menikmati pekerjaan. Saya tahu apa yang mereka inginkan, mereka tahu apa yang saya inginkan sehingga informasi baik,” kata Klopp.

“Sebelumnya, kami sudah pernah mengalami momen bagus dan saat-saat sulit,” ucapnya.