Kekalahan Perdana Milan dari Cagliari sejak 1998

http://demonspin.com/wp-content/uploads/2017/05/DA7UEfpVwAA7dAj.jpg

BERITA BOLA ONLINE – AC Milan mengakhiri Serie A musim ini dengan kekalahan 1-2 dari Cagliari, di Stadion Sant’Elia, Minggu (28/5/2017) waktu setempat.

Dua gol kemenangan Cagliari dicetak Joao Pedro (17′) dan Fabio Pisacane 90′ 3, sedangkan satu gol balasan Milan ditorehkan Gianluca Lapadula (72′).

Tim tuan rumah lebih memperlihatkan permainan agresif pada awal pertandingan. Baru satu menit laga bergulir, Marco Borriello bisa memberikan ancaman pertama ke gawang Milan.

Bahkan, peluang tepat sasaran pertama Cagliari berujung terciptanya gol pada menit ke-17.

Bermula dari umpan Borriello, tendangan kaki kanan Joao Pedro di dalam kotak penalti memaksa Gianluigi Donnarumma memungut bola dari dalam gawangnya.

Setelah gol tersebut Milan merespons dengan meningkatkan daya serang semakin mendominasi penguasaan bola. Belum genap 45 menit laga bergulir, kedua tim terpaksa harus melakukan pergantian pemain.

Cedera yang dialami Suso pada menit ke-30 dan Nicola Murru (34′) harus ditarik keluar karena mengalami cedera.

BACA JUGA : Gagal bawa PSG juara Nasib Emery Masih Aman

Di babak pertama Milan mencatatkan 69 persen penguasaan bola berbanding 31 persen milik Cagliari.

Dari segi perolehan peluang Milan juga lebih banyak dengan 8 peluang dan 3 di antaranya tepat sasaran. Sedangkan tim besutan Massimo Rastelli mendapatkan 6 peluang dan hanya 2 jitu.

Di babak kedua, Milan langsung melakukan perubahan strategi untuk menambah daya gedor di lini depan dengan memasukkan Gianluca Lapadula.

Hasilnya, pada menit ke-61 pelanggaran yang dilakukan Artur Lonita terhadap Gabriel Paletta di dalam kotak penalti memaksa wasit menunjuk titik putih.

Namun, Carlos Bacca gagal memaksimalkan peluang emas tersebut setelah seusai eksekusinya berhasil diantisipasi kiper Cagliari, Luca Crosta.

Milan mendapatkan tendangan penalti kedua pada menit ke-72. Penyebabnya adalah pelanggaran yang dilakukan Crosta terhada Bacca di area penalti.

Kali ini, Lapadula yang maju sebagai penendang penalti. Ia pun berhasil memaksimalkannya dan membuat skor menjadi imbang 1-1.

Tiga menit setelah gol tersebut Milan mengalami kerugian karena Gabriel Paletta mendapatkan kartu kuning kedua sehingga harus keluar lapangan.

Kalah jumlah pemain membuat Milan kesulitan untuk bisa kembali mencetak gol ke gawang Cagliari di sisa jalannya pertandingan.

Sebaliknya, di saat laga tampak akan berakhir dengan skor imbang 1-1, Cagliari berhasil mencetak gol penentu kemenangan pada masa tambahan waktu di paruh kedua.

Gol tersebut diciptakan Fabio Pisacane pada menit ke-90′ 3 yang berawal dari situasi bola mati.

Hasil ini membuat Cagliari memetik kemenangan pertama atas Milan sejak Oktober 1998.

Cagliari 2-1 AC Milan (Joao Pedro 17′ Fabio Pisacane 90′ 3 – Gianluca Lapadula 72′).