Dikritik Soal Taktik, Klopp Justru Bela Zidane

http://demonspin.com/wp-content/uploads/2018/05/Jurgen-Klopp-676194.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Manajer Liverpool Jurgen Klopp membela Zinedine Zidane dari kritikan yang menyebutnya sebagai pelatih yang tak punya pengetahuan taktik yang mumpuni.

Zidane memang pelatih yang minim pengalaman. Sebelum melatih skuat utama Los Blancos, ia hanya melatih tim junior Madrid.

Namun demikian, pelatih asal Prancis itu sukses membawa Real Madrid meraih banyak trofi juara. Dua di antaranya adalah gelar Liga Champions dalam dua musim terakhir.

Kini, ia sukses membawa Cristiano Ronaldo cs masuk final lagi untuk yang ketiga kalinya secara beruntun. Ia berkesempatan membawa Madrid mencetak rekor lagi.
BACA JUGA : Pochettino Perpanjang Kontrak Hingga 2023
Meski sudah terbukti mampu mempersembahkan sejumlah gelar, namun tetap saja ada orang yang mengkritiknya. Mereka menyebut meski skillnya untuk memotivasi pemain memang jempolan, Zidane dianggap tak punya pengetahuan taktik yang oke.

Klopp angkat bicara terkait kritikan yang dilontarkan pada koleganya itu. Sembari mengaku bahwa ia pernah mengalami hal yang sama, ia menyebut Zidane sebetulnya pelatih yang berkualitas.

“Jika orang berpikir Zidane tidak memiliki pengetahuan taktis – karena orang berpikir sama tentang saya – bukankan ini akan jadi sangat lucu jika dua manajer di final tidak memiliki pengetahuan tentang taktik. Apa yang akan dikatakan tentang pertandingan itu?” tuturnya seperti dilansir berita bola online.

“Ia telah berada di Madrid dengan waktu yang lebih sedikit dari saya di Liverpool dan lolos ke tiga final Liga Champions. Ia brilian dan saya sayangnya harus mengharapkan ia brilian. Kelompok pemain ini jelas-jelas bekerja. Saya sering melihat timnya. Permainan mereka fantastis,” pujinya.

“Permainan mereka terorganisir ketika diperlukan dan kacau juga ketika diperlukan. Saya pikir Zinedine di seluruh hidupnya adalah seorang pejuang. Di mana ia dibesarkan di Marseille Anda harus menjadi pejuang. Saya melihat wajahnya ketika seseorang bertanya padanya tempo hari tentang rasa lapar kami atau Madrid. Itu membuatnya marah. Kami semua berbeda tapi kami berdua di sini,” tandasnya.