Tak Ikhlas Dengan Hasil Seri, Brasil Tuntut Penjelasan FIFA

http://demonspin.com/wp-content/uploads/2018/06/stephan-lichtsteiner_943803a.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Federasi Sepakbola Brasil, CBF, melayangkan sebuah surat resmi pada FIFA untuk meminta penjelasan terkait penggunaan Video Assistant Referee (VAR).

Surat itu dilayangkan usai Brasil menjalani pertandingan melawan Swissdi matchday 1 Grup E, hari Senin (18/06) kemarin. Pertandingan itu berakhir imbang 1-1.

Kubu Brasil merasa mereka harusnya bisa meraih kemenangan. Mereka juga mengklaim ada dua pelanggaran berat yang diabaikan oleh wasit yang bertugas kala itu.

Yang pertama adalah pelanggaran Steven Zuber terhadap Miranda sebelum mencetak gol. Kemudian pelanggaran Manuel Akanji pada Gabriel Jesus.

Menurut laporan dari berita bola online, surat dari CBF itu ditujukan pada Presiden FIFA, Gianni Infantino. Dalam suratnya, CBF mempertanyakan kinerja Cesar Ramos plus wasit yang bertugas menangani VAR, Paolo Valeri.

Pihak Brasil menganggap Zuber mendorong Miranda hingga terjatuh. Alhasil gelandang dari klub Hoffenheim itu bisa mencetak gol sundulan dengan leluasa.
BACA JUGA : Kalah dari Meksiko, Kroos Tuntut Respon Cepat Jerman
“Jelas bahwa pemain asal Brasil, Miranda, saat tengah bertahan, jelas didorong dan dijatuhkan oleh sang pencetak gol Zuber.”

“Zuber sengaja mendorong Miranda pada dua kesempatan yang berbeda dengan dua tangan, di kesempatan kedua aksinya terlihat lebih jelas, karena tubuh kedua pemain itu berjarak lebih jauh.”

“Tindakan ini menandai pelanggaran yang jelas, yang menghasilkan keuntungan yang tak terbantahkan untuk Tuan Zuber, karena Tuan Miranda tidak mampu bertahan dan memainkan bola. Wasit tidak menandai pelanggaran itu dan Mr. Zuber mencetak gol yang menentukan.”

Pihak Brasil menilai Akanji melanggar Jesus pada menit 74. Di mata mereka. pelanggaran ini harusnya membuahkan penalti.

“Gabriel Jesus, yang mengendalikan bola di daerah penalti Swiss dengan peluang yang jelas untuk mencetak gol, ditahan, juga dengan kedua tangan, oleh Mr. Akanji, yang menjatuhkannya dan dengan demikian melakukan aksi pelanggara yang harusnya jelas berbuah penalti. Wasit, Namun, tidak campur tangan dan membiarkan aksi berlanjut,” demikian isi surat dari pihak CBF.

Sampai saat ini, masih belum diketahui bagaimana respon FIFA terhadap tuntutan pihak CBF ini.