Solari Tertarik Jadi Pelatih Permanen Madrid

http://demonspin.com/wp-content/uploads/2018/10/1540899389_752298_1540904315_noticia_normal.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Pemecatan Julen Lopetegui dari kursi kepelatihan Real Madrid menjadi berkah tersendiri bagi Santiago Solari. Ia pun berharap bisa melepas status pelatih sementara dan menjadi bagian permanen di Santiago Bernabeu dalam waktu yang lama.

Lopetegui kehilangan pekerjaannya setelah Real Madrid kalah telak atas Barcelona dalam laga lanjutan La Liga akhir pekan kemarin. Hasil tersebut menjadi puncak kesabaran manajemen setelah serangkaian torehan buruk di partai-partai sebelumnya.

Untuk mengisi posisi pelatih yang lowong, Los Merengues dikabarkan sempat mendekati mantan pelatih Chelsea, Antonio Conte. Namun kabarnya, proses negosiasi menemui jalan buntu hingga Real Madrid harus mencari opsi lainnya.

Namun, seseorang harus mengisi posisi pelatih di Madrid yang telah ditinggalkan oleh Lopetegui. Untuk itu, manajemen memutuskan untuk mempromosikan Santiago Solari dari Real Madrid B.

BACA JUGA : Ambisi Besar Robin Olsen: Menghapus Jejak Alisson di Roma

Mendapatkan kesempatan besar itu di awal masa kepelatihannya jelas membuat Solari bangga. Ia berjanji akan mengerahkan seluruh kekuatannya agar bisa mendapatkan status permanen di Santiago Bernabeu.

“Saya akan melakukan semuanya dengan semampunya. Ini adalah kesempatan besar dan juga klub yang hebat,” ujar Solari dalam konferensi persnya, dikutip dari berita bola online.

“Madrid lebih besar dari kami semua, tetapi itu menyentuh kami dengan segala kebesarannya. Saya ingin menjadi bagiannya,” lanjutnya.

Datang dari Real Madrid B membuat Solari sering dibandingkan dengan pelatih sukses lainnya, Zinedine Zidane. Namun, ia merasa bahwa dirinya masih belum pantas disandingkan dengan sosok asal Prancis tersebut.

“Dia adalah salah satu sosok terbaik yang pernah kami miliki di klub ini,” tambahnya.

“Dia sangat tenang, pelatih hebat dan tak ada yang bisa dibandingkan dengannya,” tandasnya.

Zidane memulai kiprahnya di tim senior Madrid pada Januari 2016 lalu guna menggantikan Rafael Benitez yang dipecat. Selama dua setengah musim, ia sukses mempersembahkan satu gelar La Liga dan tiga Liga Champions.