Sarri Diminta Tak Lagi Mengkritik Pemain Chelsea di Depan Media

http://demonspin.com/wp-content/uploads/2019/01/GettyImages-947171292.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Keputusan Maurizio Sarri untuk mengkritik pemain Chelsea secara langsung di depan media menuai berbagai respons negatif. Sarri dianggap mulai meniru cara Jose Mourinho dalam usaha meningkatkan mental para pemain.

Kritik Sarri itu muncul pasca Chelsea menelan kekalahan 0-2 dari Arsenal di Premier League. Pasca pertandingan, Sarri dengan tegas mengkritik mentalitas pemain The Blues. Dia menilai Eden Hazard dkk. tak punya mentalitas petarung.

Pada akhirnya kritik itu memang memunculkan respons positif. Di laga berikutnya, Chelsea sukses mengalahkan Tottenham untuk melaju ke final Carabao Cup. Meski demikian, Sarri diminta tak melakukan hal yang sama lagi.

Menurut Gullit, mengkritik pemain di depan media sangatlah berisiko. Pemecatan Jose Mourinho dari kursi pelatih Manchester United adalah salah satu contoh yang jelas. Mengkritik pemain di depan media bisa jadi awal masalah besar yang merusak harmoni dalam tim.

BACA JUGA : Thierry Henry Resmi Dicopot Sementara dari Kursi Pelatih Monaco

“Sangatlah berisiko untuk mengkritik pemain anda di hadapan publik seperti yang diperbuat Sarri pekan ini – bahkan jika anda tahu anda benar,” buka Gullit berita bola online.

“Terkadang, sebagai manajer anda ingin bersikap terbuka soal apa yang anda pikirkan, baik atau buruk, dan untuk alasan yang tepat. Anda berharap pemain-pemain anda merespons dengan cara yang tepat.”

“Namun, jika hal itu disalahartikan oleh mereka, anda punya masalah,” lanjutnya.

Alasan Gullit jelas, adu mulut di depan media tak akan menguntungkan tim, hanya media. Contohnya, perang komentar Jose Mourinho dengan Paul Pogba beberapa bulan lalu berakibat sangat buruk bagi MU. Gullit berharap Sarri tak meniru kesalahan tersebut.

“Satu hal yang sangat tidak anda inginkan adalah situasi permainan di media seperti yang dewasa ini terjadi di Chelsea. Satu-satunya pihak yang untung ketika hal itu terjadi adalah surat kabar.”

“Sarri bicara soal Hazard, menyebut dia sebagai pemain individual dan bukan pemimpin. Lalu Hazard merespons dengan pada dasarnya mengatakan bahwa dia tidak peduli dengan pendapat pelatihnya,” sambung dia.

“Ini sudah menjadi tanda masalah apa saja yang bisa muncul ketika anda mengkritik pemain anda [di depan media].”