Utak-atik Taktik, Bos Juventus Mengaku Cari Inspirasi

http://demonspin.com/wp-content/uploads/2019/02/Massimiliano-Allegri-Arsenal-961345.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Dalam laga lanjutan Serie A hari Sabtu (24/2) kemarin, Juventus tampil dengan taktik yang berbeda dari sebelum-sebelumnya. Massimiliano Allegri selaku pelatih mengakui bahwa dirinya sedang mencari ‘inspirasi dari Ilahi’.

Pertadingan tersebut mempertemukan Juventus dengan salah satu tim penghuni papan bawah Serie A, yakni Bologna. Bianconeri sendiri bermain kurang meyakinkan dan hanya mampu membawa pulang kemenangan tipis 1-0 berkat gol Paulo Dybala.

Meskipun demikian, tambahan tiga poin tetaplah berharga. Posisi Juventus pada pekan ke-25 ini semakin kokoh di puncak klasemen, dan membuat jarak dengan Napoli yang sedang bertengger di peringkat dua kembali melebar menjadi 13 poin.

BACA JUGA : Setelah Chelsea, Manchester City Juga Terancam Kena Embargo Transfer

Satu hal yang menarik dari laga kali ini adalah taktik yang diterapkan oleh Juventus. Tidak seperti biasanya, di mana mereka selalu bermain dengan tiga penyerang, kali ini Bianconeri mengusung formasi yang seimbang 4-4-2.

Setelahnya, Juventus lalu mengubah formasi dengan menempatkan Joao Cancelo sebagai salah satu dari tiga penyerang dan Federico Bernadeschi ditempakan sebagai gelandang. Allegri punya penjelasan mengenai hal ini.

“Satu pertandingan dari awal dan lainnya saat mulai memasuki 20 menit akhir,” tutur Allegri usai pertandingan kepada berita bola online.

“Saya meminta Cancelo untuk memberikan kelebaran yang lebih untuk kami, dan dia punya ruang lebih di sana untuk maju ke depan dan mengeluarkan seluruh karakteristiknya,” lanjutnya.

Banyak yang meyakini bahwa perubahan taktik dari Allegri bertujuan untuk laga leg kedua Liga Champions kontra Atletico Madrid bulan Maret nanti. Sang pelatih sendiri mengaku bahwa dirinya memang ingin mencari inspirasi dari laga ini.

“Mari lihat nanti apakah saya mendapatkan inspirasi dari Ilahi. Kami bisa saja lebih baik saat menyerang di antara lini, tapi tim yang kami hadapi di Turin akan sangat berbeda,” tambahnya.

“Saya pikir mereka akan lebih bertahan lagi dan tertutup, jadi kami harus menekankan kepada presisi operan kami,” tandasnya.

Masih ada dua pertandingan lagi sebelum Juventus kembali bertemu dengan Atletico Madrid. Pertama mereka akan melawat ke San Paolo guna bertemu dengan Napoli, dan setelahnya melawan Udinese di Juventus Stadium.