Ambrosini: Milan Masih Tertinggal Jauh dari Juventus

http://demonspin.com/wp-content/uploads/2019/03/GettyImages-1062094664-696x438.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Massimo Ambrosini menyebut kelas AC Milan saat ini masih tertinggal jauh dari Juventus namun Rossoneri bisa makin memperkecilnya jika sukses menembus Liga Champions secara rutin.

Milan adalah salah satu tim tersukses di Italia. Mereka juga termasuk salah satu tim besar di pentas Eropa.

Namun sejak mengalami kesulitan finansial, Milan kemudian tak bisa masuk lagi ke Liga Champions sejak tahun 2015. Usaha mereka untuk mendapat tiket

Saat ini Juve nyaris tak terkalahkan di Italia. Mereka jadi makin tangguh berkat hadirnya Cristiano Ronaldo.

Milan sendiri juga coba berbenah dalam dua musim terakhir. Dan sekarang sepertinya performa Rossoneri telah meningkat.

BACA JUGA : Mata: Terima Kasih Van Gaal, Anda Pelatih Luar Biasa

Namun demikian, Ambrosini menyebut level tim asuhan Gennaro Gattuso itu masih berada jauh di bawah Bianconeri. Tapi jarak itu bisa dikikis jika Milan terus masuk ke Liga Champions.

“Jika Juventus masih menjadi patokan maka masih ada celah besar,” ujar Ambrosini pada berita bola online.

“Namun, jika kita berbicara tentang berada tepat di belakang mereka maka jaraknya tidak terlalu besar. Proses pembangunan kembali dimulai musim lalu, yang telah berlanjut tahun ini,” tuturnya.

“Sudah jelas bahwa kembali ke Liga Champions akan menggerakkan proses yang akan memungkinkan Milan meningkatkan skuat mereka,” cetusnya.

Saat ini Milan masih berjuang untuk bisa finis di zona empat besar Serie A. Mereka harus bersaing dengan AS Roma dan Lazio.

Menurut Ambrosini, Milan bisa saja sukses meraih satu tiket itu. Terlebih jika pemain seperti Suso bisa kembali ke bentuk permainan terbaiknya.

Suso sendiri belakangan ini tengah melempem. Sejak Januari lalu ia belum pernah mencetak gol ataupun memberikan assist.

“Saya pasti mengirim pesan kepada para penggemar tentang keyakinan karena tim ada di sana untuk dilihat dan disembunyikan,” kata Ambrosini.

“Milan memiliki pertandingan yang rumit di Sampdoria pada hari Minggu, tetapi mereka bisa memanfaatkan putaran pertandingan yang menguntungkan, di mana dorongan yang baik akhirnya bisa menjadi penentu.”

“Milan berada di posisi yang mereka inginkan: finis di empat besar tidak akan mudah, juga bukan kesimpulan yang sudah pasti, tetapi tentu saja mereka memiliki apa yang diperlukan untuk tetap di posisi ini, terutama jika para pemain solois mereka kembali beraksi secara solo, Suso misalnya,” cetusnya.

Liga Champions juga selalu gagal hingga tahun lalu.

Di sisi lain, Juventus merajalela. Dalam tujuh musim terakhir mereka selalu memenangkan Scudetto. Mereka juga menembus masuk final Liga Champions pada tahun 2015 dan 2017.