Dybala Kenang Masa-masa Awalnya Bergabung dengan Juventus

http://demonspin.com/wp-content/uploads/2019/03/27dybala2-articleLarge.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Masih terekam jelas di benak penyerang asal Argentina, Paulo Dybala, saat ia bergabung dengan Juventus pada tahun 2015 lalu. Ia bahkan tak ragu untuk melabelinya sebagai ‘hari spesial’ dalam karirnya di dunia sepak bola.

Dybala menunjukkan taringnya secara perlahan-lahan. Ia memulai karirnya di Instituto dan mencatatkan 17 gol dari 38 penampilan. Torehan tersebut lantas membawanya ke Eropa dan bergabung dengan klub Italia, Palermo, di tahun 2012 silam.

Sama seperti di Instituto, Dybala tetap menunjukkan konsistensi penampilannya walau masih berumur cukup belia pada saat itu. Pada tahun 2015, Juventus yang sedang mencari pengganti Carlos Tevez langsung menjatuhkan pilihannya ke Dybala.

Di bawah asuhan Massimiliano Allergi, Dybala menunjukkan kualitas yang ia miliki secara perlahan-lahan. Dan kini, pemain berumur 25 tahun itu dipercaya untuk mengenakan nomor 10 yang digunakan banyak pemain legendaris Juventus seperti Alessandro Del Piero.

BACA JUGA : Saat Ini, Tak Ada Satu Pun Pemain Liverpool Bisa Masuk Skuat City

Selama di Juventus, Dybala telah melalui banyak momen menarik. Mulai dari meraih gelar juara Serie A selama tiga musim berturut-turut hingga mencapai final Liga Champions. Meskipun demikian, momen dirinya mendapat tawaran dari Bianconeri masih lekang di benaknya.

“Itu adalah hari yang spesial. Saya sedang berlibur dengan saudara serta teman. Kontraknya pun tiba saat saya masih berada di pantai,” kenang Dybala saat diwawancarai oleh berita bola online.

“Saya kembali ke hotel, menandatanganinya dan kembali berjemur. Seteah dua gol yang saya cetak di Barcelona, para penggemar mulai menyoraki nama saya,” lanjutnya.

Sorakan penonton itu begitu penting bagi Dybala. Ia merasa telah mencapai sesuatu yang luar biasa. Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa ia masih terus berupaya keras mengembalikan performanya yang sedang menurun belakangan ini.

“Saya berkata kepada diri sendiri, ‘lihat apa yang telah anda lakukan! Sekarang teruslah berjalan!’. Saya menemukan kekuatan untuk melanjutkan dan memberikan sesuatu yang lebih kepada fans agar bisa mendapatkan kasih sayang mereka,” tambahnya.

“Saya ingin mereka melihat pengorbanan yang saya buat untuk membuat mereka senang. Saya akan mencoba memberikan yang terbaik. Bila saya bisa melakukannya, maka saya akan merasa senang,” tandasnya.

Dybala mungkin sudah betah berada di Juventus, tapi Juventus sendiri tampak ragu karena penurunan performanya. Bahkan beberapa laporan terakhir menyebutkan bahwa Dybala akan menjadi alat tukar guna mendapatkan bintang Liverpool, Mohamed Salah.