Emre Can Tidak Jadi Marah ke Juventus, Mengapa?

http://demonspin.com/wp-content/uploads/2019/09/0_GettyImages-1128926280.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Emre Can sempat menarik perhatian publik karena mengutarakan kekesalannya terhadap Juventus. Namun baru-baru ini, gelandang berpaspor Jerman tersebut menarik kembali perkataannya.

Permasalahannya dimulai saat Juventus mengumumkan 22 nama yang masuk dalam skuat untuk berpartisipasi di Liga Champions. Nama Emre Can, beserta Mario Mandzukic dan Giorgio Chiellini, tidak disertakan dalam daftar tersebut.

Eks pemain Liverpool tersebut langsung bereaksi begitu skuat resmi diumumkan kepada publik. Ia marah karena merasa manajemen tim tidak menepati janjinya. Terlebih karena perbincangan antara dirinya dengan manajemen berlangsung singkat.

“Saya diberitahu hal lain oleh klub pekan lalu. PSG datang mendekat, namun saya memutuskan bertahan di Juve. Kondisinya adalah saya akan bermain di Liga Champions,” tutur Emre Can kepada berita bola online.

Tak lama setelahnya, sikap Emre Can berubah drastis. Ketimbang melanjutkan kisruh dengan tim, ia justru memilih untuk menarik kata-katanya kembali. Pria berumur 25 tahun tersebut memutuskan untuk berjuang di atas lapangan.

BACA JUGA : Kisah Unik Guendouzi, Dipanggil Masuk Timnas Prancis Saat Lagi Asyik Tidur Siang

“Saya akan selalu bersyukur kepada Juventus dan bagaimana mereka mendukung serta melindung saya sejak menjadi bagian dari klub ini, terutama saat saya sakit,” tulis Emre Can melalui media sosial Twitter.

“Karena menghormati Juventus dan rekan setim, yang kesuksesannya selalu menjadi prioritas utama saya, saya tidak akan berkata apapun lagi dan melanjutkan perjuangan di atas lapangan,” tandasnya.

Kasus ingkar janji ini sempat terjadi dalam tubuh Juventus pada musim 2018-2019, yang melibatkan sang bek, Mehdi Benatia, dan Massimiliano Allegri selaku pelatih pada saat itu. Semuanya bermula saat Bianconeri mendatangkan kembali Leonardo Bonucci.

Pada musim sebelumnya lagi, Benatia merupakan pilihan utama Allegri di jantung pertahanan bersama Giorgio Chiellini. Keberadaan Bonucci membuat posisinya terancam. Namun Allegri, menurut pengakuannya, menjamin posisi Benatia.

Namun pada kenyataannya, bek asal Maroko tersebut lebih banyak duduk di bangku cadangan dan Allegri lebih memprioritaskan Bonucci. Alhasil, ia memutuskan hengkang ke Qatar pada bulan Januari lalu.

Setelah diwawancarai beberapa waktu lalu, Benatia berujar bahwa dirinya tidak memiliki masalah apapun untuk kembali ke Juventus satu hari nanti. Sebab ia hanya bermasalah dengan Allegri, bukan dengan manajemen tim.