Bos Timnas Belanda: De Ligt Sedang Menimba Ilmu di ‘Sekolah Italia’

http://demonspin.com/wp-content/uploads/2019/10/a3c03a0c-198d-11e9-b5e4-8bf7d3ee8808.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, akan memaklumi setiap kesalahan yang dilakukan Matthijs De Ligt di Juventus. Sebab ia meyakini bahwa eks pemain berusia 20 tahun tersebut masih butuh waktu beradaptasi dengan sepak bola Italia.

Seperti yang diketahui, kepindahan De Ligt ke Juventus melibatkan dana yang tidak sedikit. Sang juara bertahan Serie A tersebut harus menggelontorkan dana sebesar 75 juta euro untuk membawanya dari Ajax Amsterdam.

Ia langsung menjalani debut dalam laga pekan kedua Serie A kontra Napoli. Sayangnya, ia mendapatkan kritikan keras lantaran dianggap sebagai biang keladi dua dari tiga gol yang disarangkan Il Partenopei. Beruntung, Juventus masih bisa menang dengan skor tipis 4-3.

De Ligt kembali melakukan kesalahan saat bertemu Inter Milan pada hari Senin (7/10/2019). Aksinya yang ceroboh membuat Juventus kebobolan oleh Lautaro Martinez dari titik putih. Ia terlihat menyentuh bola dengan tangan saat berusaha menyapu umpan silang pemain Inter.

Namun, terlepas dari berbagai kesalahan yang telah terjadi, performa De Ligt secara perlahan bisa dikatakan membaik. Pemain yang juga sempat dikabarkan dekat dengan PSG itu mulai bisa bekerja sama dengan bek inti Juventus lainnya, Leonardo Bonucci.

BACA JUGA : Man of The Match Genoa vs AC Milan: Theo Hernandez

Koeman percaya bahwa De Ligt akan segera menunjukkan kualitasnya dalam mengawal pertahanan, cepat atau lambat. Namun sebelum itu, sang bek harus diberi waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan kultur bertahan Italia.

“Saya pikir dia harus beradaptasi dengan cara bertahan yang baru, karena itu berbeda dengan caranya bermain di Ajax. Mungkin seperti itulah ‘Sekolah Italia’,” ujar Koeman seperti yang dikutip dari berita bola online.

“Bonucci juga berkata hal yang sama: dia harus beradaptasi dengan tipe penjagaan zonal seperti ini alih-alih bertahan selayaknya waktu diasuh Allegri. Saya rasa Matthijs masih butuh waktu. Namun dia sudah bagus di umurnya yang segini,” lanjutnya.

Koeman bisa melihat adanya perkembangan yang nyata dari De Ligt. Perlahan, pemain andalannya itu mulai menghapus berbagai kritikan yang sempat menghampiri dirinya.

“Ada banyak kritikan sebelum jeda internasional terakhir, namun dia masih bermain dengan sangat baik bersama Timnas. Saya pikir inilah lingkungan yang sangat baik untuknya,” tambahnya.

“Namun seiring waktu, saya pikir dia juga akan belajar cara beradaptasi dengan posisi baru di Juventus. Saya pikir dia bisa mencapai level yang sangat tinggi baik di tim kami maupun Juventus,” tandasnya.

De Ligt dipastikan kembali memperkuat Timnas Belanda untuk melakoni sejumlah laga di ajang kualifikasi Piala Eropa. Bersama Virgil van Dijk, ia akan berusaha membentuk tembok kokoh guna menghalau serangan dari Irlandia Utara serta Belarusia pada bulan Oktober ini.