Pengakuan Ronaldo: Tidak Pernah Mabuk, Kecuali Usai Final Euro 2016

http://demonspin.com/wp-content/uploads/2019/12/cristiano-ronaldo-01_657eb6f.jpg

BERITA BOLA ONLINE –  Cristiano Ronaldo menyebut meraih gelar juara Euro 2016 menjadi momen paling penting dalam karirnya. Saat sedang merayakan momen itu, Cristiano Ronaldo pun mengakui sempat mabuk dan larut dalam pesta.

Sepanjang karirnya, Cristiano Ronaldo meraih banyak sukses di level klub. Lima gelar Liga Champions pernah diraihnya. Ronaldo juga menjadi juara liga di Inggris, Spanyol, dan Italia.

Cristiano Ronaldo juga gemilang secara individu. Pemain berusia 34 tahun tersebut berulang kali meraih gelar top skor hingga pemain terbaik. Lima Ballon d’Or masuk dalam koleksi trofi Ronaldo.

Namun, bukan karir gemilang di level klub yang dianggap Ronaldo sebagai puncak prestasinya. Ronaldo menyebut sukses membawa Portugal juara Euro 2016 lah yang menjadi momen paling dibanggakan.

Di Euro 2016 lalu, Portugal sama sekali tidak diunggulkan. Langkah Selecao das Quinas menuju final juga tidak mulus. Di final, Portugal harus berhadapan dengan Prancis yang menjadi unggulan sekaligus tuan rumah.

Ronaldo mengalami cedera di babak pertama dan tidak bisa melanjutkan permainan. Ronaldo kemudian menjelma menjadi ‘pelatih’ dan membakar motivasi rekan-rekannya. Portugal menang 1-0 lewat gol Eder pada menit 109.

“Itu [Euro 2016] adalah trofi terpenting dalam karir saya. Saya tertawa, saya menangis, saya sedikit mabuk,” buka Cristiano Ronaldo.

“Sepanjang pertandingan itu, saya banyak menangis sehingga mengalami dehidrasi. Pada akhir pertandingan, selama perayaan, saya minum segelas sampanye dan segera masuk ke kepalaku,” tambah pemain yang berusia 34 tahun.

Cristiano Ronaldo dikenal sebagai pribadi yang sangat disiplin dan menjaga diri. Dia mengaku tidak pernah minim [sampanye] untuk menjaga kondisinya. “Tetapi hari itu sangat istimewa,” kata pemain yang kini membela Juventus.

BACA JUGA :Juventus Kehilangan Rodrigo Bentancur Tiga Laga

Cristiano Ronaldo memiliki perayaan gol yang begitu ikonik. Setelah sukses membobol gawang lawan, Ronaldo akan segera berlari ke sudut lapangan. Ronaldo kemudian melompat dan berteriak ‘si’. Ronaldo tidak tahu bagaimana ide perayaan gol itu datang.

“Saya mulai mengatakan ‘si’ ketika saya di Real Madrid. Saya tidak tahu kenapa, itu wajar. Hal terbaik datang secara alami,” kata eks pemain Sporting CP.

Perayaan gol Cristiano Ronaldo itu kemudian dicontoh banyak pemain lain di belahan dunia. Tidak terkecuali bagi pemain-pemain dari Indonesia. Salah satu yang cukup terkenal tentu saja Zulham Zamrun.