Badai Corona Berkecamuk, Pemain Arsenal Ogah Potong Gaji

http://demonspin.com/wp-content/uploads/2020/04/nicolas-pepe-arsenal_c3eb8a4.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Para pemain Arsenal baru-baru ini mengambil sikap terkait imbauan pemotongan gaji akibat virus corona. Imbauan tersebut dirumorkan ditolak mentah-mentah oleh penggawa The Gunners.

Seperti yang sudah diketahui, Premier League ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan akibat pandemi corona. Alhasil pemasukan klub berkurang drastis akibat pandemi ini.

Dalam imbauan resmi mereka, Premier League meminta kebesaran hati seluruh pemain agar gaji mereka dipotong hingga maksimal 30%. Langkah ini diambil demi meringankan beban keuangan klub.

Arsenal baru-baru ini mengajukan proposal pemotongan gaji kepada para pemain mereka. Berita Bola Online, melaporkan bahwa proposal mereka ditolak mentah-mentah.

 

Menurut informasi itu, Arsenal sebenarnya tidak mengajukan pemotongan gaji yang terlalu besar. Para pemain diimbau bersedia gajinya dipotong sebesar 12,5% selama satu tahun ke depan.

Dengan pemotongan gaji tersebut Arsenal bisa berhemat sekitar 25 juta pounds, dari total pengeluaran gaji mereka yang bernilai 230 juta pounds per pekan.

Dalam tawaran itu, manajemen Arsenal juga menjanjikan sejumlah instentif, termasuk pengembalian gaji ke angka semula jika mereka bisa lolos ke Liga Champions.

Menurut laporan tersebut, sebenarnya sejumlah pemain menyetujui pemotongan gaji itu. Namun jumlahnya tidak mencapai kuota wajib, yaitu harus 75% pemain menyetujui pemotongan gaji.

BACA JUGA : Moncer di Paruh Kedua Musim 2019/2020, Ini Titik Balik Manchester United

Menurut laporan tersebut, para pemain tersebut bersedia dipotong gajinya agar mereka bisa membantu klub membayar para staff sehingga mereka tidak terkena PHK massal.

Namun sejumlah pemain lain diberitakan menolak pemotongan gaji karena mereka memiliki ketidakpercayaan kepada pemilik Liverpool, Stan Kroenke yang sudah sejak lama mewacanakan untuk memotong kontrak para pemain Arsenal.

Tidak hanya terbebani masalah gaji pemain, Arsenal dan para klub EPL terancam mendapatkan denda yang besar.

Jika musim kompetisi 2019/2020 dibatalkan, mereka diwajibkan membayar penalti kepada pemegang hak siar.